BIONS | 2022-12-02

Pilih Instrumen Investasi Jangka Pendek Terbaik

Kalau kamu memiliki uang dingin alias uang menganggur yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat, alokasikan saja untuk keperluan investasi. Memilih instrumen investasi jangka pendek akan memberikan keuntungan untukmu. Di samping itu, dengan rentang waktu investasi yang sebentar, antara kurang dari 1 sampai 2 tahun, ini akan membantumu meraih tujuan jangka pendek. Mengindamkan liburan akhir tahun ataupun mengganti gawai bisa kamu rencanakan dalam berinvestasi jangka pendek.

Mengenal Jenis Investasi Jangka Pendek 

Investasi jangka pendek merupakan penanaman modal yang berlangsung dalam rentang kurang dari 3 hingga 12 bulan. Pada kurun waktu yang singkat, instrumen investasi rendah risiko dan likuiditas tinggi akan cocok bagi kebutuhan mu untuk menambah pemasukan dalam bentuk passive income. Selain itu, berinvestasi jangka pendek akan cocok bagi investor pemula belajar menanamkan modal agar memperoleh pengalaman berinvestasi. Daripada membiarkan dana mu menganggur, pemilihan investasi jangka pendek berguna untuk meraih keuntungan.

Baca Juga: Cara Menabung Cepat Menggunakan Teori Anggaran 50/30/20

 

Contoh Tujuan Investasi Jangka Pendek 

Sebelum menentukan pilihan instrumen investasi, investor perlu merumuskan tujuan terlebih dahulu agar investasi lebih terarah. Cara menentukan tujuan investasi bisa menggunakan metode SMART dapat memudahkanmu dalam merancang strategi investasi. Prinsip ini merupakan singkatan dari Specific (spesifik), Measurable (dapat terukur), Attainable (dapat dicapai), Realistic (realistis), dan Time Bound (jangka waktu) yang membantumu untuk mempertimbangkan tujuan keuangan yang ingin dicapai.

1. Specific (Spesifik)

Apa impian yang ingin kamu capai? Mengapa kamu ingin meraih impian tersebut? Setidaknya dengan menjawab kedua pertanyaan tersebut akan membantu untuk merancang tujuan yang detail.  

2. Measurable (Dapat Diukur)

Menentukan target dana yang ingin dicapai dapat membantumu fokus dalam mengalokasi dana keuangan. Tentunya perkiraan besaran uang yang ingin dicapai akan diselaraskan dengan kemampuan mengalokasikan dana secara rutin. Langkah ini dapat memudahkan kamu untuk mengatur besaran dana yang dibutuhkan untuk meraih tujuanmu!

3. Attainable (Dapat Dicapai)

Menentukan tujuan keuangan tentu perlu dipertimbangkan berdasarkan kondisi dan kemampuan keuangan. Hal ini berguna untuk menyesuaikan antara tujuan yang ingin dicapai dengan kemampuan mengalokasikan dana berdasarkan pertimbangan kebutuhan lainnya. Maka, tujuan keuangan yang kamu idamkan dapat kamu perhatikan perkembangannya berdasarkan kondisi finansial.

4. Realistic (Realistis)

Memimpikan sesuatu tujuan tentunya harus secara realistis. Artinya tujuan tersebut memang dapat dicapai dengan memperhatikan kondisi keuangan.  Kalau tujuan yang dibuat bersifat wajar maka akan lebih mudah diraih dan dijaga motivasinya.

5. Time Bound (Jangka Waktu)

Menetapkan jangka waktu akan menjadi batasan kapan investasi mu ingin dicapai. Selaras dengan itu, penentuan jangka waktu ini pun menjadi kompas akan besaran dana yang bisa dialokasikan untuk investasi. Seperti istilah menahan konsumsi hari ini demi masa depan, investasi dapat dilakukan secara rutin berdasarkan rata-rata kemampuan mu mengalokasikan dana dan target waktu impian ingin dicapai.

 

Instrumen Investasi Jangka Pendek 

Banyak jalan menuju Roma menjadi peribahasa yang dapat menggambarkan investasi jangka pendek. Tentunya seorang investor memiliki berbagai macam pilihan instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan risiko, tingkat keuntungan, ataupun kondisi finansial. Berikut ini lima instrumen investasi yang bisa menjadi pertimbangan untuk mendapatkan keuntungan!

1. Surat Berharga Negara

Surat yang dikeluarkan pemerintah sebagai surat utang negara maupun surat berharga syariah negara. Ketentuan mengenai surat berharga negara (SBN) ini telah diatur secara lengkap pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.05/2016. Pada peraturan tersebut diatur bahwa lembaga-lembaga tertentu wajib untuk menyertakan dana melalui SBN. Meskipun begitu investasi ini juga dapat dilakukan secara perorangan. Investasi SBN menjadi salah satu produk investasi jangka pendek yang imbalannya dijamin oleh pemerintah. 

2. Reksa Dana

Bentuk investasi yang digunakan untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Bagi investor pemula, berinvestasi dengan reksa dana akan cocok dilakukan untuk mengalokasikan dana melalui saham, obligasi, dan pasar uang berdasarkan risiko personal. Kemudahan berinvestasi dengan reksa dana dapat dijangkau dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp10.000,-. Dengan tingkat likuiditas yang tinggi, reksa dana dapat menjadi instrumen yang cocok untuk investasi jangka pendek.

Baca Juga: Keunggulan Investasi Reksa Dana, Cocok untuk Pemula dan Minim Risiko

 

Tips investasi jangka pendek

Jangka waktu investasi tidak beriringan dengan skala prioritas keuangan, melainkan kesanggupan mengalokasikan dana demi meraih besaran dana di masa yang ingin dicapai. Dengan begitu, tujuan jangka pendek bukan menjadi penentuan hal genting yang harus diraih, sedangkan tujuan jangka panjang menjadi hal yang kurang penting. Akan tetapi, secara umum tujuan jangka pendek biasanya dipenuhi untuk kebutuhan konsumtif. Berikut ini tips untuk berinvestasi jangka pendek:

1. Tentukan Tujuan Investasi

Ibarat kompas, tujuan investasi ini diperlukan sedari awal untuk membantu navigasi jalan bagi investor dalam mencapai tujuan. Seperti pembuatan tujuan melalui metode SMART, hal yang ingin dicapai akan mempengaruhi pilihan instrumen investasi. 

2. Pilih jenis investasi berdasarkan profil risiko

Tidak ada satu jenis investasi yang cocok bagi semua orang, maka pemilihannya dapat ditentukan berdasarkan profil risiko individu. Profil risiko berarti kemampuan investor untuk menerima penurunan pokok investasi demi meraih potensi imbal hasil yang lebih besar. Ada tiga klasifikasi profil resiko: agresif, moderat, dan konservatif.

Investor agresif umumnya cenderung memiliki toleransi tinggi terhadap penurunan uang demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar di masa depan. Maka penanaman modal dalam bentuk saham yang tergolong high risk high return bisa menjadi pilihan bagus. Sedangkan risiko moderat termasuk yang berusaha mencari pertumbuhan lebih tinggi daripada pertumbuhan biasa atas modal yang diinvestasikan. Maka, investasi reksa dana campuran bisa menjadi alternatif dalam mengalokasikan dana pada tiga instrument berbeda: saham, obligasi, dan pasar uang. Terakhir adalah profil risiko konservatif yang cenderung mempertahankan pokok investasi dari nominal awal. Investasi pasar uang dengan risiko rendah dapat menjadi pertimbangan bagi investor jenis ini.

3.     Buat rutinitas berinvestasi

Dalam berinvestasi memang diperlukan konsistensi dan motivasi yang tinggi agar rencana investasi dapat tercapai sesuai dengan jangka waktu yang tentukan. Misalnya dengan membuat rutinitas alokasi investasi bulanan akan membantu mu untuk tetap berada di track target.

Kamu masih bingung untuk menentukan alokasi investasi? Nikmati fitur Target Investasi pada Kalkulator Investasi melalui link berikut yang akan membantumu menentukan investasi rutin bulanan ataupun lump sum.

4.     Bersikap rasional

Meski dana yang dialokasikan dalam investasi jangka pendek adalah uang dingin, namun bukan berarti investor tidak mempermasalahkan kerugian. Bersikap rasional dibutuhkan dalam kegiatan berinvestasi agar membantu investor untuk memantau kinerja perusahaan investasi. Alias jangan sampai merugi kehilangan banyak uang dari batas yang telah ditentukan. Misalnya, investor dapat menghindari investasi yang bersifat fluktuatif untuk menghindari kerugian besar dalam jangka pendek.

5.     Mempelajari instrumen investasi dan profil perusahaan

Meskipun telah ada referensi investasi melalui profil risiko, para investor pemula bisa jadi akan bimbang memilih instrumen yang terbaik. Ditambah lagi perlu memilih target perusahaan investasi. Jangan sampai, investor malah memilih instrumen yang resikonya tidak sesuai dan menanamkan modalnya pada perusahaan yang kinerjanya terus menurun. Maka dari itu, mempelajari jenis investasi sangat diperlukan bagi investor agar pertimbangan yang dibuat bisa lebih komprehensif dan sesuai kondisi pribadi.

Jangan tunda lagi keinginan mu untuk berinvestasi. Kamu bisa mempelajari seputar investasi surat berharga sekaligus bertransaksi #BersamaBIONS. Manfaatkan fitur News, Research, Chart yang akan membantu pengguna untuk memahami tren pergerakan harga saham. Kamu pun dapat memilih perusahaan investasi dari rekomendasi saham pilihan tiap harinya dan bertransaksi dengan web trading saham.

Related Tutorial

Author Detail

BIONS


Halo, saya DINA - chatbot BIONS, siap membantu kamu. Untuk memulai percakapan mohon lengkapi data berikut