BIONS | 2022-11-02

Cermati Keuntungan dan Risiko Reksa Dana Saham

Instrumen dan produk investasi semakin bervariatif. Jika kamu seorang investor yang menginginkan investasi aman dan modal yang terjangkau, maka reksa dana dapat menjadi salah satu alternatif untuk kamu yang ingin memulai berinvestasi. Saat ini reksa dana yang memberikan keuntungan paling tinggi dibandingkan dengan reksa dana lainnya adalah reksa dana saham. Jika kamu tertarik untuk berinvestasi di reksa dana saham kamu perlu cermati keuntungan dan risiko dari jenis investasi yang satu ini. 

Baca Juga: Investasi Reksa Dana: Calon Investor Wajib Tahu

 

Pengertian Reksa Dana Saham

Reksa dana saham merupakan reksa dana yang mengalokasikan minimal 80 persen dananya pada produk saham. Karena mayoritas portofolionya berada pada saham, maka sifat dan pergerakan reksa dana ini mirip dengan saham dan memiliki fluktuasi tinggi dibandingkan dengan reksa dana lainnya. Dengan begitu investor harus berhati-hati karena risikonya relatif lebih tinggi.

 

Perbedaan Reksa Dana Saham dengan Saham

1. Tidak Perlu Terjun Langsung Di Bursa

Pada saat berinvestasi pada reksa dana saham, investor tidak langsung terjun di bursa untuk terus memantau fluktuasi harga saham. Investor cukup melihat portofolio yang berisi saham-saham pilihan yang dikelola oleh manajer investasi. 

2. Hanya Membeli Perusahaan yang Tercatat di Bursa

Pada reksa dana saham portofolio hanya akan berisi saham-saham perusahaan yang telah memiliki badan hukum dan juga tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dengan begitu, tidak semua perusahaan dapat dibeli sahamnya dengan reksa dana saham.

 

Keuntungan Investasi Reksa Dana Saham

1. Return Lebih Tinggi Diantara Reksa Dana Lainnya

Ketika berinvestasi pada reksa dana saham, kamu akan mendapatkan keuntungan melalui potensi pergerakan harga saham di pasar modal. Keuntungan dari reksa dana saham diperoleh atas selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli.

Risiko reksa dana saham relatif lebih tinggi dibandingkan reksa dana lainnya, tapi harus diingat ya bahwa terdapat resiko yang tinggi dibalik keuntungan yang besar jadi jenis reksa dana ini lebih cocok untuk investor yang memiliki profil risiko tinggi atau agresif.

2. Modal yang Minim dibandingkan Saham

Investor reksa dana saham tak perlu menyiapkan modal yang banyak untuk berinvestasi. Jika kamu ingin berinvestasi di reksa dana saham kamu bisa memulainya cukup dengan 10 ribu rupiah saja. Selanjutnya, manajer investasi yang melakukan tugas mengelola investasi dalam reksa dana tersebut. Tentunya, nominal investasi ini lebih murah dibandingkan dengan membeli saham yang minimal harus 1 lot (100 lembar).

3. Kemudahan Mengelola Investasi

Keberadaan reksa dana saham sangat membantu investor yang masih awam dalam dunia investasi. Dikarenakan dana yang diinvestasikan dikelola langsung oleh manajer investasi profesional yang akan mengalokasikan dana investasi saham ke emiten atau perusahaan berdasarkan analisis yang mendalam. Selanjutnya, kamu hanya perlu untuk mengecek secara berkala perkembangan dari portofolio investasi di reksa dana tersebut.

Baca Juga: Keunggulan Investasi Reksa Dana, Cocok untuk Pemula dan Minim Risiko

 

Risiko Reksa Dana Saham

Meskipun mempunyai banyak keunggulan, investasi reksa dana saham juga memiliki berbagai risiko yang harus investor waspadai. Berikut ini risiko-risiko yang perlu kamu waspadai saat berinvestasi reksa dana. 

1. Risiko Wanprestasi

Risiko ini terbilang risiko yang cukup fatal dan sangat merugikan bagi investor. Kondisi wanprestasi adalah saat manajer investasi gagal bayar dalam memenuhi kewajibannya pada investor. Oleh karena itu, kamu harus waspada dalam memilih manajer investasi dan pihak sekuritas. Pastikan kamu memilih mitra-mitra yang sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

2. Risiko Penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) 

Ketika kamu berinvestasi pada reksa dana saham, maka kamu akan mendapati risiko berupa penurunan NAB. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor mulai dari kondisi ekonomi, kinerja pasar modal, hingga kinerja emiten yang belum optimal. Oleh karena itu, kamu harus cermat saat menemukan portofolio yang berisi saham-saham terbaik.

3. Risiko Likuiditas

Dalam reksa dana saham kamu juga perlu mempertimbangkan risiko likuiditas yaitu kondisi dimana pencairan reksa dana mu akan terhambat. Risiko ini seringkali terjadi karena manajer investasi kesulitan dalam mempersiapkan dana untuk membayarkan pencairan kepada investor. 

Sebagai seorang investor, kamu harus hati-hati dalam memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan profil risiko dan juga kondisi finansial. Investasi reksa dana saham masih bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang. Bersama BIONS by BNI Sekuritas kamu dapat memulai investasi dengan instrumen tersebut untuk mencapai kebebasan finansial. Yuk mulai berinvestasi Bersama BIONS. Temukan produk Reksa Dana Saham di BIONS loh, pada Home Screen, pilih Reksa Dana/Mutual Fund, lalu pilih section RD Saham/Equity Fund, setelah itu klik produk RD Saham yang diinginkan atau cari di kolom ‘Search’.

Related Tutorial

Author Detail

BIONS


Halo, saya DINA - chatbot BIONS, siap membantu kamu. Untuk memulai percakapan mohon lengkapi data berikut