BIONS | 2022-11-29

Ketahui Risiko-Risiko Obligasi

Sebelum memulai investasi obligasi, ada baiknya kamu ketahui dan pahami risiko obligasi. Investasi obligasi sebenarnya memiliki tingkat resiko yang lebih rendah daripada saham karena pembayaran nilai pokok dan kupon/imbal hasil telah diatur dengan serangkaian undang-undang. Meskipun demikian, investasi obligasi juga memiliki resiko yang harus diwaspadai oleh investor. langsung simak artikel dibawah ini ya!

Baca Juga: Kenali Obligasi: Investasi Tepat, Rendah Resiko 

 

Apa Saja Risiko dari Obligasi?

Meskipun obligasi menawarkan pendapatan yang tetap dalam jangka waktu tertentu,  seorang investor harus mengingat konsep dasar investasi yaitu high risk high return. Investor perlu ingat bahwa dibalik setiap keuntungan yang ditawarkan pasti terdapat risiko. Begitu pula dengan instrumen obligasi. Berikut merupakan tiga hal yang menjadi risiko obligasi, yaitu:

1. Likuiditas

Risiko pertama dan yang paling sering ditemui dalam obligasi adalah risiko likuiditas. Risiko likuiditas terjadi karena obligasi biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dijual kembali di pasar sekunder dalam waktu singkat. Selain itu pada saat berinvestasi di instrumen obligasi dana investasimu akan ditahan dalam tempo waktu tertentu yang cukup lama (2-5 tahun). Jika investor ingin menjual kembali obligasi tersebut sebelum jatuh tempo, maka investor berpotensi mengalami kerugian.

2. Perusahaan Gagal Bayar (Default)

Selanjutnya adalah risiko gagal bayar, risiko ini terjadi pada obligasi korporasi karena terdapat kemungkinan terjadinya gagal bayar dari perusahaan penerbit obligasi. Risiko ini terjadi saat perusahaan gagal dalam membayarkan kupon dan pokok utang pada jangka waktu yang telah disepakati, risiko ini juga umum disebut dengan risiko default.

Lain halnya, dengan obligasi pemerintah. Obligasi pemerintah tidak memiliki risiko gagal bayar karena dijamin oleh pemerintah melalui peraturan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2022.  Peraturan tersebut menyatakan bahwa negara akan menjamin pembayaran pokok dan kupon obligasi sampai dengan jatuh tempo melalui dana yang berasal dari APBN.

3. Fluktuasi Harga Obligasi

Risiko lainnya adalah harga dari obligasi. khususnya obligasi korporasi adalah rentan dari pergerakan suku bunga. Apabila suku bunga sedang rendah, harga obligasi dapat meningkat, dan begitu pula sebaliknya. Maka, investor perlu memperhitungkan dengan matang dan melakukan forecasting terhadap suku bunga agar investasinya memperoleh untung yang optimal.

Baca Juga: Obligasi Korporasi: Investasi Rendah Risiko Untung Menjanjikan 

 

Tips Berinvestasi Obligasi

Berdasarkan risiko, dan karakteristiknya, obligasi lebih tepat bagi investor yang berdana besar dan cukup berpengalaman. Apabila tertarik untuk berinvestasi dengan obligasi, ini lah beberapa langkah untuk membeli obligasi:

1. Kenali Produk Obligasi yang Ingin Dibeli

Meskipun obligasi merupakan investasi dengan resiko menengah, tentu saja diperlukan untuk memahami secara detail dari produknya, potensi risiko, dan keuntungan yang diberikan. Tujuannya, agar investasi yang dilakukan menjadi optimal. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan analisis terhadap perusahaan, penggunaan utang, tingkat kupon, jangka waktu, nilai penerbitan, dan profil dari penerbit.

2. Ketahui Tanggal Transaksi Obligasi

Setelah itu, kamu perlu mengetahui tanggal transaksi penawaran di pasar perdana dari obligasi yang kamu inginkan. Investor perlu cermat mengetahui masa penawaran di pasar perdana karena terdapat batas waktunya. Jika masa penawaran di pasar perdana obligasi tersebut telah selesai maka kamu tidak bisa membeli obligasi tersebut.

3. Memiliki Rekening untuk Bertransaksi

Selanjutnya, untuk membeli obligasi kamu harus memiliki rekening efek. Pastikan kamu sudah memiliki rekening efek di BNI Sekuritas dan mendownload aplikasi BIONS. Bersama BIONS kamu bisa memulai investasi obligasi pemerintah atau obligasi perusahaan.

Benefit yang tinggi dan risiko yang relatif rendah membuat obligasi menjadi instrumen investasi yang harus dipertimbangkan. Bersama BIONS by BNI Sekuritas, kamu dapat memulai investasi obligasi untuk mendapat pendapatan tetap dengan risiko rendah. Yuk segera daftar dan download aplikasi BIONS di Play Store atau App Store, kamu juga bisa akses melalui website app.bions.id sekarang juga!

Penawaran obligasi korporasi maupun obligasi pemerintah tidak selalu ada setiap saat. Tapi jika sedang ada penawaran yang berlangsung, kamu dapat menemukan penawaran obligasi korporasi di menu “Others” pada Homescreen BIONS dan penawaran pemerintah (SBN) pada bagian “SBN” di Fixed Income Homescreen BIONS.

Related Tutorial

Author Detail

BIONS


Halo, saya DINA - chatbot BIONS, siap membantu kamu. Untuk memulai percakapan mohon lengkapi data berikut